Jumat, 07 Desember 2012

PROBLEMATIKA MUSYAWARAH

 Masalah, masalah terjadi saat harapan tidak sesuai dengan kenyataan :) semua orang punya masalah dan itu sebuah kewajaran bagi manusia. Bahkan beberapa metode dibuat untuk memecahkan permasalahan diantara sekian banyak metode, salah satunya adalah dengan membuat forum.
Menurut saya forum itu merupakan suatu cara untuk menjembatani dua pihak yang bertikai (sumber masalah) agar dapat dicari jalan keluarnya, tentu saja dalam hal ini forum harus beranggotakan dua pihak yang bertikai dan PENENGAH. Siapa itu penengah? Ialah orang yang netral atau tidak punya kepentingan pada salah satu pihak yang bertikai (tidak memihak). Seringkali orang mengabaikan peran penengah ini sehingga terkesan menyudutkan salah satu pihak, forum seperti ini TIDAK FAIR! Hanya memperkeruh suasana. Namun kenyataannya inilah adanya, bahkan forum elit yang dilakukan oleh kaum terpelajar seperti mahasiswa seringkali melakukan forum yang “tidak sehat” ini.
Memang terkesan lucu, saat forum ini telah dikendalikan hawa nafsu, kadang forum ini beralih tujuan dari menyelesaikan masalah menjadi menghakimi salah satu pihak yang dianggap salah (walaupun belum tentu salah). Yang lebih mengerikan lagi apabila forum ini dibuat hanya untuk mencari kesalahan salah satu pihak atau mungkin individu dimana pihak atau individu yang dianggap salah “diserang” secara frontal oleh orang atau pihak lawan , ini jelas sudah melenceng dari tujuan sebenarnya, karena forum itu berbeda dengan pengadilan.
 Dalam forum sebenarnya dua pihak yang bertikai diajak berdiskusi yang di tengahi oleh penengah, tidak ada emosi, dendam pribadi, sabotase dan lain lain yang dapat mencederai forum ini.
Orang yang berhak jadi penengah adalah orang yang dianggap bijaksana yang dewasa dalam berpikir dan bertindak. Kedewasaan sikap penengah ini diperlukan manakala suatu permasalahn yang dihadapi pelik dalam artian kedua pihak meng klaim mereka benar. Kenapa demikian? Karena karakteristik manusia yang satu dengan lainnya praktis berbeda. Contohnya si X merasa nyaman mencurahkan masalah dalam diary pribadinya baik itu buku atau blog dan kurang merasa nyaman apabila ia mengutarakan masalahnya pada orang lain. Tetapi si Y lebih suka mencurahkan masalah pada orang lain dan kurang menyukai megutarakan masalahnya pada benda mati (buku atau blog). Otomatis si Y merasa apa yang dilakukan si X ini terasa berlebihan karena curhatannya ditulis di media yang memungkinkan orang lain tau. Padahal ini hanyalah masalah karakter orang yang berbeda. Si X melakukan itu karena dia kurang nyaman apabila mencurahkan masalahnya pada orang lain karena mungkin takut orang tersebut tidak dapat dipercaya. Sebaliknya pun tidak ada yang bisa menjamin kalau apa yang dilakukan si Y itu suatu yang benar, karena tidak ada yang bisa menjamin rahasianya tidak di bongkar ke orang lain. Apabila masalahnya seperti ini pelik bukan? Maka dari itu peran penengah ini harus super bijaksana melihat masalah.
Mudah mudahan coretan ini menginspirasi rekan rekan yang terkadang masih melakukan suatu forum yang “tidak sehat” agar kedepannya dapat melaksanakan forum yang berimbang sehingga menciptakan  suasana adil dan tenang ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar